Selasa, 12 Februari 2013

أحبك في الله

" jika kelak aku menjadi seseorang yang tak kau inginkan atau kau akan hidup susah dengan ku, apakah kau tidak menyesal untuk tetap berada disampingku ? "
Sebuah pertanyaan yang sederhana tapi butuh waktu lama untuk menjawabnya.
Ketika cinta mulai mengokohkan bagian-bagiannya terkadang justru banyak gonjangan yang terjadi.Akan kah cinta itu akan  terus kokoh ? atau justru akan retak perlahan demi perlahan dan akan hancur ?
Semua takan ada yang tau kecuali mereka yang menjalaninya dan yang maha Mengetahui, mau kah mereka tetap bertahan sekeras apapun goncangan itu atau mereka tak sanggup dan membiarkan apa yang mereka pertahankan hencur.

Sekali lagi ku tegaskan kepada mu, aku mencintaimu karna Allah dan jika aku harus melepaskanmu itupun karna Allah. Bukan karena jarak, bukan karena komunikasi yang terbatas atau karena pertemuan yang jarang kita rasakan.
Bagiku, jarak yang membuatku belajar tentang rindu. sungguh indah rindu yang kurasakan untukmu, mungkin aku tak pernah mengatakan itu kepadamu tapi ku yakin Allah yang menyampaikannya, menyatukan rindu dalam do'a ku sungguh indah cara Nya menyampaikan rindu ini.
Bagiku, komunikasi bukan hal yang (sangat) penting dalam hubungan ini, mungkin tidak bagi banyak orang, mereka berpendapat " apa artinya hubungan tanpa konumikasi? ". tapi tidak bagiku kasih, aku tak pernh tau aktivitasmu dalam 24 jam yang terus berputar, tapi tak pernah mengurangi kepercayaanku, ku yakin kau mampu menjaga kepercayaan yang ku beri untukmu dan selalu ku serahkan semuanya kepada-Nya, yang mampu menjagamu di kejauahan sana.
Bagiku, sebuah pertemuan tak menjadi seberapa besar cintaku untukmu, untuk apa aku bertemu jika hanya akan menimbulkan fitnah dan jenuh. aku lebih ingin bertemu dengan mu disaat kau dan aku sudah menjadi seseorang yang jauh lebih baik dari saat kita bertemu terakhir kalinya. Dan ku yakin pertemuan itu akan lebih indah dari pada mereka yang setiap minggu atau bahkan setiap hari bertemu.


Sekali ku tegaskan, aku mencintaimu karena Allah. Dan jangan pernah merasa kau makhluk terburuk dan aku layak dapatkan yang jauh lebih baik darimu. jika hatiku sudah mantap memilihmu, tolong jangan buat ku seakan-akan salah memilikimu. Kau lelaki tersempurna yang Allah ciptakan untukku setelah Bapakku.
Aku tak ingin hanya karena kau tak sempurna kau menyerah mempertahankan ini, percayalah aku ikhlas menunggumu dan aku ikhlas jika cinta kitaharus terus di uji. Itu bertanda Allah ingin tau seberapa besar cinta kita kasih.


Meski ku tau kita kan bisa menentang kuasa-Nya, tapi salahkah jika aku ingin selalu bersamamu ? salahkah jika aku ingin engkau yang menjadi pendampingku kelak ? dan salahkah jika aku ingin selalu berada di sampingmu disaat senang bahkan susahmu ?
aku tak pernah memandang kekuranganmu karna kau pun tak pernah memandang kekuranganku. Aku menerimamu apa adanya dirimu yang sekarang bahkan yang nanti. seperti syair lagu ini
" ku tak melihat dari sisi sempurnamu

   tak perduli kelemahanmu
   yang ada aku jatuh cinta karna hatimu
   cintaku tak pernah memandang siapa kamu
   tak pernah menginginkan kamu lebih
   dari apa adanya dirimu selalu
   cintaku terasa sempurna karna hadirmu
   selalu menerima kekuranganku
    sungguh indah cintaku "

Sekali lagi kutegaskan, aku mencintaimu karena Allah hubbi, mau bagaimana pun keadaanmu bila memang kau yang terbaik untukku dan kau yang paling baik biarkan aku tetap memilikimu. jika aku boleh meminta aku hanya inginkau yang menjadi pendampingmu kelak, bila memang suratan takdir menentukan aku dan kau akan berjalan terpisan biarkan ini menjadi kenangan terindah yang pernahku rasakan dalam urusan cinta.

" sekali lagi aku katakan kepada mu. Aku Mencintaimu Karena ALLAH dan jika aku harus kehilanganmu itupun karena ALLAh hubbi "


FRM :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar