Selasa, 26 Februari 2013

Mimpi Yang Hancur


Hai kamu, tahukan sudah seberapa sempurna aku mendesign masa depanku bersamamu ?
Sudah seberapa detail aku melukis sudut demi sudut, garis demi garis yang begitu lurus aku lukis hanya untuk melihat design yang aku buat terlihat indah ?
Hampir jadi dan hampir sempurna, sudah ku beri warna hanya tinggal aku wujudkan bersamamu.
Tapi, kau hancurkan dalam sekejap mata ! Kau runtuhkan semua harapan yang ku punya hanya untuk bersamamu !  dengan mudah kau hancurkanya dengan mudah kau coret-coret semua gambar yang hampir jadi. Kau hancurkan, kau hancurkan dan kau hancurkan hatiku !!!

Taukah kau kasih seberapa lama aku mencoba menjaga hatiku hanya untuk bisa terus bersamamu ?
Taukah kamu seberapa keras aku menahan rinduku yang ku rasakan kepadamu?
Taukah kau seberapa menderitanya aku saat jarak terasa begitu menyiksa?
Dan taukah kamu seberapa sakit hatiku dengan begitu mudah kau hancurkan hati dan perasaanku?

Kasih, semudah itukah kau lepaskan ku, semudah itukah kau akhiri kisah cinta kita dan semudah itukah kau lupakan semua tentang kita ? apa semudah itu kasih …
Setelah sekian lama kita bersama melewati malam tanpa pernah lelah mangharapkan kehadiran mentari yang akan kembali menyinari wajahmu didepan hadapanku.

Aku merindukan pertemuan yang indah lebih indah dari terakhir kalinya aku melihatmu. Aku rindukan kamu yang selalu mengingatkanku disetiap hariku, aku merindukan cubitan manja untukmu, aku rindukan sapaan manis mu saat mentari mulai memancarkan sinarnya, aku rindukan saat aku menunggumu dengan begitu resah hanya karena aku ingin tau kabarmu, aku rindukan kesibukanmu yang terkadang membuatku jengkel, aku merindukan suaramu diujung handphoneku, aku merindukan saat kita membayangkan masa depan kita dan aku rindukan semua tentangmu , tentang cinta kita dan semua tentang kenangan kita.

Aku tak pernah duga semua janjimu hanya sebatas kata-kata, semua kesetianmu hanya sekedar perjanjian. Dengan cepat kau palingkan hatimu yang sudah bertahun-tahun menjadi milikku dengan mudah kau jatuhkan hatimu kepada wanita lain. Pernahkah kau berpikir bagaimana dengan hatiku? Bagaimana dengan semua yang telah kau putuskan ? pernahkah kau bayangkan seberapa hancur hatiku?

Sekarang aku sadar, mungkin kau benar aku bukanlah yang terbaik untukmu, aku terlalu egois , aku terlalu sulit diatur, aku terlalu buruk untukmu. Tapi itulah aku dengan semua kekurangku, aku kira setelah sekian lama kau bisa mengerti semuanya kau mampu mengisi kekuranganku. Ternyata tidak !
Kau masih sama seperti orang yang baru mengenalku mellihatku dengan semua kekuranganku. Tapi percayalah cintaku tulus untukmu, meskipun sekarang kau bukanlah milikku lagi cintaku masih untukmu ruang hatiku masih terukir namamu terlalu banyak namamu di buku diaryku bahkan tak terhitung sudah berapa kali ku sebut namamu disetiap percakapan panajangku bersama-Nya.

Mungkin mudah bagimu menghapus jejakku dan semua tentang aku tapi tidak untukku kasih, aku terlalu mencintaimu tak pernah sedikitpun terlintas dipikiranku untuk mengkhiantimu bahkan berpaling darimu. Untuk membayangkan kehilanganmu pun aku tak mau.

Aku memang terlihat seperti tak pernah terjadi apa-apa semenjak kau putuskan semuanya , aku memang tak terlihat seperti orang yang putus cinta tapi luka hatiku, rapuhnya hatiku tak bisa ku pungkiri. Aku mengangis sejadi-jadinya bahkan sedalam-dalamnya atas dasar cinta sedangkan kau disana seolah tak pernah ada sesuatu yang terwujud beberapa tahun belakangan ini.

Aku tak pernah berharap agar karma mengejarmu atau kau dikhianati oleh cintamu yang baru, aku hanya berharap agar kau dapatkan yang jauh lebih baik dari aku dan jauh lebih sempurna dariku.
Biarkan aku disini sendiri dengan semua luka yang kau beri dengan semua kesakitan yang kau tinggalkan.

Aku masih ingat saat terakhir kalinya kau memanggilku dengan kata “kyndis” aku masih ingat saat kau berjanji akan mendatangiku untuk mengobati rindu kita, aku masih ingat saat malam pergantian tahun saat kau katakana harapan-harapanmu di tahun ini, saat kau katakan “ sayang, semoga kita makin longlast ya kita bisa ketemu ditahun ini dan kita gak berantem terus. Jaga kepercayaan aku yah jangan sekali-kali berpaling dariku. 

Aku disini setia menjaga hatiku sampai tiba saatnya kita akan dipertemukan lagi disaat aku udah jadi Dokter + Taruna  dan kamu udah jadi Apoteker.” Aku bahkan hafal dengan semua kata-katamu itu.
Ya Allah sesulit inikah aku melupakan semuanya , sesakit inikah saat cinta yang selama ini aku jaga kandas sudah. Aku tau semua adalah kepunyaan-Mu, mungkin dia hanya sesaat Kau titipkan kepada aku mungkin dia adalah jodoh orang yang sesaat aku titipkan kepada .
Tapi yang aku sesali sampai saat ini bila memang kau tak pernah bisa untuk menjaga semuanya , jangan kau bawa akau semakin jauh berharap padamu jangan buat aku semakin mencintaimu dan tak pernah bisa untuk melupakanmu.

Aku butuh waktu yang lama untuk bisa menghapus semua design yang sudah aku buat hanya untuk bersamamu, menghilangkan semuanya yang telah kurangcang saaat bersamamu. Dulu aku ingin mewujudkan semua yang telah aku design, bersamamu ..

Tapi kini , aku ingin menghapus semuanya, semua yang telah aku design bersamamu , sudah berkali-kali aku menghapusnya lalu kau datang lagi kemudian aku gambar lagi, tapi untuk saat ini aku tak ingin mengulangi kesalahanku lagi, sudah cukup  semuanya meski sakit tapi aku akan menghapus semuanya dan takan mau ku mendegisn bersamamu lagi.

Terimakasih untuk semua yang pernah terlewati, terimasih untuk cintamu yang pernah dan selalu membahagiakanku dan terimakasih untuk segalanya. Aku tak bisa jabarkan semuanya yang ku rasakan. Aku hanya berterimakasih unutk cinta dan luka yang kau berikan.




Terimakasih telah memberikan langitmu untukku
Mengisi ruangku dengan tawa dan rindu
Melengkapiku dengan tangis dan pilu
Dan Jika ….
Jika semua ini berakhir
 jika semua ini tak menjadi milikku lagi
 jika semua ini tak kembali mungkin ini memenga jalan kita

Everything is over, no more “us”
there is only me and all memory of the last
Thank’s for everything and all you give
~251011~
 

Buat temen gua yang semua harapannya
 hancur jangan galau lagi ya, pasti ada 
yang terbaik kok dan jadikan dia masa 
lalu aja ya. kita selalu support lu kok :')

Senin, 18 Februari 2013

-_-"

kali ini gua gak tau harus nulis apa
gak ada kata-kata yang terukir dari tiap jemari gua, semuanya mengalir begitu aja sesuai suara dari hati gua.
mungkin gua lagi galau atau sakit hati atau mungkin gua lagi sebel sama semua yang gua lewati.
gua lagi gak nyangka aja, maksudnya ngirim pesan kaya gitu apa.gua minta kejelasan tapi gak pernah dijelasin !
klo gua punya salah klo gua membawa dampak negatif klo gua ngebosenin klo gua nyakitin klo gua gak istimewa klo gua gak sempurna GUA MINTA MAAF.
gua cuma minta kejelasan aja, apa dia gak mikir sesakit apa hati gua saat dengan gampang dia bilang gitu tanpa kasih kejelasan dan alasan.
klo emang itu yang terbaik, gua ikhlas ngelepasnya. gua gak pernah minta agar dia tau gimana rasanya jadi gua agar suatu saat dia kena karma. gua hanya bakal berdo'a agar dia bisa dapetin yang terbaik dan paling baik dan jauh lebih sempuna dari gua. amin
makasih untuk semuanya, meski singkat tapi sangat berkesan buat gua. sekali lagi makasih untuk cinta yang dia kasih dan luka yang dia ukir :""")

gua gak pernah berharap dia baca nih tulisan, gua cuma mau dia nyadar ! dan seenggaknya ngertiin perasaan gua.

Rabu, 13 Februari 2013

أحبك في الله

" jika kelak aku menjadi seseorang yang tak kau inginkan atau kau akan hidup susah dengan ku, apakah kau tidak menyesal untuk tetap berada disampingku ? "
Sebuah pertanyaan yang sederhana tapi butuh waktu lama untuk menjawabnya.
Ketika cinta mulai mengokohkan bagian-bagiannya terkadang justru banyak gonjangan yang terjadi.Akan kah cinta itu akan  terus kokoh ? atau justru akan retak perlahan demi perlahan dan akan hancur ?
Semua takan ada yang tau kecuali mereka yang menjalaninya dan yang maha Mengetahui, mau kah mereka tetap bertahan sekeras apapun goncangan itu atau mereka tak sanggup dan membiarkan apa yang mereka pertahankan hencur.

Sekali lagi ku tegaskan kepada mu, aku mencintaimu karna Allah dan jika aku harus melepaskanmu itupun karna Allah. Bukan karena jarak, bukan karena komunikasi yang terbatas atau karena pertemuan yang jarang kita rasakan.
Bagiku, jarak yang membuatku belajar tentang rindu. sungguh indah rindu yang kurasakan untukmu, mungkin aku tak pernah mengatakan itu kepadamu tapi ku yakin Allah yang menyampaikannya, menyatukan rindu dalam do'a ku sungguh indah cara Nya menyampaikan rindu ini.
Bagiku, komunikasi bukan hal yang (sangat) penting dalam hubungan ini, mungkin tidak bagi banyak orang, mereka berpendapat " apa artinya hubungan tanpa konumikasi? ". tapi tidak bagiku kasih, aku tak pernh tau aktivitasmu dalam 24 jam yang terus berputar, tapi tak pernah mengurangi kepercayaanku, ku yakin kau mampu menjaga kepercayaan yang ku beri untukmu dan selalu ku serahkan semuanya kepada-Nya, yang mampu menjagamu di kejauahan sana.
Bagiku, sebuah pertemuan tak menjadi seberapa besar cintaku untukmu, untuk apa aku bertemu jika hanya akan menimbulkan fitnah dan jenuh. aku lebih ingin bertemu dengan mu disaat kau dan aku sudah menjadi seseorang yang jauh lebih baik dari saat kita bertemu terakhir kalinya. Dan ku yakin pertemuan itu akan lebih indah dari pada mereka yang setiap minggu atau bahkan setiap hari bertemu.

Sekali ku tegaskan, aku mencintaimu karena Allah. Dan jangan pernah merasa kau makhluk terburuk dan aku layak dapatkan yang jauh lebih baik darimu. jika hatiku sudah mantap memilihmu, tolong jangan buat ku seakan-akan salah memilikimu. Kau lelaki tersempurna yang Allah ciptakan untukku setelah Bapakku.
Aku tak ingin hanya karena kau tak sempurna kau menyerah mempertahankan ini, percayalah aku ikhlas menunggumu dan aku ikhlas jika cinta kitaharus terus di uji. Itu bertanda Allah ingin tau seberapa besar cinta kita kasih.

Meski ku tau kita kan bisa menentang kuasa-Nya, tapi salahkah jika aku ingin selalu bersamamu ? salahkah jika aku ingin engkau yang menjadi pendampingku kelak ? dan salahkah jika aku ingin selalu berada di sampingmu disaat senang bahkan susahmu ?
aku tak pernah memandang kekuranganmu karna kau pun tak pernah memandang kekuranganku. Aku menerimamu apa adanya dirimu yang sekarang bahkan yang nanti. seperti syair lagu ini 
" ku tak melihat dari sisi sempurnamu
   tak perduli kelemahanmu
   yang ada aku jatuh cinta karna hatimu
   cintaku tak pernah memandang siapa kamu
   tak pernah menginginkan kamu lebih
   dari apa adanya dirimu selalu
   cintaku terasa sempurna karna hadirmu
   selalu menerima kekuranganku
    sungguh indah cintaku "

Sekali lagi kutegaskan, aku mencintaimu karena Allah hubbi, mau bagaimana pun keadaanmu bila memang kau yang terbaik untukku dan kau yang paling baik biarkan aku tetap memilikimu. jika aku boleh meminta aku hanya inginkau yang menjadi pendampingmu kelak, bila memang suratan takdir menentukan aku dan kau akan berjalan terpisan biarkan ini menjadi kenangan terindah yang pernahku rasakan dalam urusan cinta.

" sekali lagi aku katakan kepada mu. Aku Mencintaimu Karena ALLAH dan jika aku harus kehilanganmu itupun karena ALLAh hubbi "  

FRM :)  

Selasa, 12 Februari 2013

أحبك في الله

" jika kelak aku menjadi seseorang yang tak kau inginkan atau kau akan hidup susah dengan ku, apakah kau tidak menyesal untuk tetap berada disampingku ? "
Sebuah pertanyaan yang sederhana tapi butuh waktu lama untuk menjawabnya.
Ketika cinta mulai mengokohkan bagian-bagiannya terkadang justru banyak gonjangan yang terjadi.Akan kah cinta itu akan  terus kokoh ? atau justru akan retak perlahan demi perlahan dan akan hancur ?
Semua takan ada yang tau kecuali mereka yang menjalaninya dan yang maha Mengetahui, mau kah mereka tetap bertahan sekeras apapun goncangan itu atau mereka tak sanggup dan membiarkan apa yang mereka pertahankan hencur.

Sekali lagi ku tegaskan kepada mu, aku mencintaimu karna Allah dan jika aku harus melepaskanmu itupun karna Allah. Bukan karena jarak, bukan karena komunikasi yang terbatas atau karena pertemuan yang jarang kita rasakan.
Bagiku, jarak yang membuatku belajar tentang rindu. sungguh indah rindu yang kurasakan untukmu, mungkin aku tak pernah mengatakan itu kepadamu tapi ku yakin Allah yang menyampaikannya, menyatukan rindu dalam do'a ku sungguh indah cara Nya menyampaikan rindu ini.
Bagiku, komunikasi bukan hal yang (sangat) penting dalam hubungan ini, mungkin tidak bagi banyak orang, mereka berpendapat " apa artinya hubungan tanpa konumikasi? ". tapi tidak bagiku kasih, aku tak pernh tau aktivitasmu dalam 24 jam yang terus berputar, tapi tak pernah mengurangi kepercayaanku, ku yakin kau mampu menjaga kepercayaan yang ku beri untukmu dan selalu ku serahkan semuanya kepada-Nya, yang mampu menjagamu di kejauahan sana.
Bagiku, sebuah pertemuan tak menjadi seberapa besar cintaku untukmu, untuk apa aku bertemu jika hanya akan menimbulkan fitnah dan jenuh. aku lebih ingin bertemu dengan mu disaat kau dan aku sudah menjadi seseorang yang jauh lebih baik dari saat kita bertemu terakhir kalinya. Dan ku yakin pertemuan itu akan lebih indah dari pada mereka yang setiap minggu atau bahkan setiap hari bertemu.


Sekali ku tegaskan, aku mencintaimu karena Allah. Dan jangan pernah merasa kau makhluk terburuk dan aku layak dapatkan yang jauh lebih baik darimu. jika hatiku sudah mantap memilihmu, tolong jangan buat ku seakan-akan salah memilikimu. Kau lelaki tersempurna yang Allah ciptakan untukku setelah Bapakku.
Aku tak ingin hanya karena kau tak sempurna kau menyerah mempertahankan ini, percayalah aku ikhlas menunggumu dan aku ikhlas jika cinta kitaharus terus di uji. Itu bertanda Allah ingin tau seberapa besar cinta kita kasih.


Meski ku tau kita kan bisa menentang kuasa-Nya, tapi salahkah jika aku ingin selalu bersamamu ? salahkah jika aku ingin engkau yang menjadi pendampingku kelak ? dan salahkah jika aku ingin selalu berada di sampingmu disaat senang bahkan susahmu ?
aku tak pernah memandang kekuranganmu karna kau pun tak pernah memandang kekuranganku. Aku menerimamu apa adanya dirimu yang sekarang bahkan yang nanti. seperti syair lagu ini
" ku tak melihat dari sisi sempurnamu

   tak perduli kelemahanmu
   yang ada aku jatuh cinta karna hatimu
   cintaku tak pernah memandang siapa kamu
   tak pernah menginginkan kamu lebih
   dari apa adanya dirimu selalu
   cintaku terasa sempurna karna hadirmu
   selalu menerima kekuranganku
    sungguh indah cintaku "

Sekali lagi kutegaskan, aku mencintaimu karena Allah hubbi, mau bagaimana pun keadaanmu bila memang kau yang terbaik untukku dan kau yang paling baik biarkan aku tetap memilikimu. jika aku boleh meminta aku hanya inginkau yang menjadi pendampingmu kelak, bila memang suratan takdir menentukan aku dan kau akan berjalan terpisan biarkan ini menjadi kenangan terindah yang pernahku rasakan dalam urusan cinta.

" sekali lagi aku katakan kepada mu. Aku Mencintaimu Karena ALLAH dan jika aku harus kehilanganmu itupun karena ALLAh hubbi "


FRM :)

Minggu, 10 Februari 2013

Cinta Anak Adam


Tuhan, aku tak pernah mengenal apa itu cinta. Terutama yang dibilang “ Cinta Anak Adam ”
Yang katanya mampu membuat banyak orang mengalau, bersedih dean melakuakan hal yang bodoh hanya karna CINTA. Tapi itu dulu sebelum aku mengenal siapa dirimu dan kita, sebelum kau masuk ke dalam hidupku menyapa hariku dan menghiasi hatiku. Mungkin diawali dengan kekosongan, sedikit jahat caraku melupakan luka dengan memilikimu, menjadikanmu pelarian sakit hatiku dengan masa laluku.
                Tuhan, dia tak pernah menjoba menyembuhkan lukaku ataupun menjadi malaikat. Dia datang secara biasa, tak istimewa bahkan tak pernah ku duga dan ku harapkan. Namun hadirnya membuatku melupakan semua sakitku, entah semua begitu mudah ku lupakan saat aku bersamanya.
                Terima kasih Tuhan kau izinkan aku memilikinya dengan cara yang sederhana, ku akui dia mampu membuatku merasakan hal yang dulu aku bilang “bodoh”, dia mampu menyentuh hatiku yang hampir beku. Mengajarkanku kesungguhan mencinta, menyayangi dengan ketulusan dan merindu dalam kejauhan.
Tak pernah mampu ku jelaskan tentang dirinya, memang tak seperti pada umumnya. Aku tak bisa bertemu setiap saat, jangankan bertemu menyatukan sorotan mata dalam titik fokus yang sama pun tak mampu. Aku hanya bisa bertemu dalam do’a yang suci, menjelma menjadi malaikat penjaga, menyentuh dalam setiap rintihan dan memeluk dalam harapan.
                Memang apa yang kurasa tak pernah sama, namun semua punya keistimewaan dan keindahan.
Cara-Mu mengajarkanku merindu dalam jarak dan mencintai dalam do’a membuatku menyadari cinta ini begitu indah, begitu agung dan begitu sempurna.
Semuanya tak pernah berjalan mulus, Engkau selalu menguji disetiap keteguhan hati, entah apa yang menjadi takdir-Mu dan rencana-Mu kelak. Tuhan, bolehkan bila ku rasakan ini terlalu berat, terlalu sulit dan terlalu menyakitkan ?
Aku hanya takut melangkah. karena sesungguhnya belum tentu orang yang ku sayangi adalah jodohku kelak, orang yang kucintai akan selamanya menjadi milikeku dan mendampingiku. Engkau tau apa yang kurasakan. kuyakin bukan aku saja yang merasakan, dia pun begitu. Bukan aku mengeluh atau menunjukan kekalahan, aku pun manusia yang mampu merasakan sedih. Wajarkan Tuhan bila ku rasakan itu dalam hidupku?
                Namun ku yakin Kau selalu ada dalam do’a dan langkahku. Mengiringi setiap perjalanku menelusuri keagungan-Mu. Aku rela melepaskanya bila itu yang terbaik. Melepaskan cintaku yang sudah mengajarkan banyak hal dan mewarnai setiap lembaran hariku. Namun, aku belum sanggup bila harus kehilangan cintanya, walau ku tau kehilangan cintanya bukan berati kehilangan cinta-Mu.